ORGANISASI – Genpenus Multimedia Indonesia – Media Siber Terbaik Lembaga Generasi Penerus Sosial, Mengungkap Fakta dalam Cerita https://genpenus.com Badan Usaha Media Siber Terbaik Lembaga Generasi Penerus Sosial - Media Independent, Mengungkap Fakta dalam Cerita - Sumber informasi dan inspirasi terbaru - Singkat - Padat - Akurat - Kabar Berita Terkini dan Terpercaya di Indonesia Wed, 01 Jul 2020 17:41:11 +0000 id-ID hourly 1 https://wordpress.org/?v=5.4.2 https://genpenus.com/wp-content/uploads/2020/05/cropped-images-2-32x32.jpeg ORGANISASI – Genpenus Multimedia Indonesia – Media Siber Terbaik Lembaga Generasi Penerus Sosial, Mengungkap Fakta dalam Cerita https://genpenus.com 32 32 LSM LIRA DAN MOI MENGGELAR ” POLISI AWARD ” PROMOTER 2021 https://genpenus.com/lsm-lira-dan-moi-menggelar-polisi-award-promoter-2021/ https://genpenus.com/lsm-lira-dan-moi-menggelar-polisi-award-promoter-2021/#respond Wed, 01 Jul 2020 16:32:35 +0000 https://genpenus.com/?p=1151 GENPENUS – Jakarta 🔁 Lembaga Swadaya Masyarakat Lumbung Informasi Rakyat dan Perkumpulan Media Online Indonesia (MOI) akan menggelar pemberian penghargaan “Polisi Award” Promoter Tahun 2021. Pemberian penghargaan untuk membantu membangun citra kepolisian agar lebih Profesional, Modern dan Terpercaya (Promoter).

“Pemberian penghargaan ini diharapkan akan dapat memberi motivasi untuk mendorong reformasi Polri, guna membentuk citra kepolisian yang lebih baik,” kata Presiden LSM LIRA, HM Jusuf Rizal didampingi Ketua Harian Dewan Pimpinan Pusat (DPP) MOI, Siruaya Utamawan di Jakarta bertepatan peringatan Hari Bhayangkara Kepolisian, 1 Juli 2020.

Berdasarkan survei, lanjut Jusuf Rizal, citra kepolisian dengan jargon “Melindungi, Mengayomi dan Melayani Masyarakat” saat ini di mata masyarakat masih perlu harus terus ditingkatkan. Reformasi Kepolisian perlu terus dilakukan. Untuk itu salah satunya adalah mendorong Sumber Daya Manusia (SDM) Polri agar lebih profesional dan modern, agar kepercayaan masyarakat makin tinggi terhadap institusi penegak hukum itu.

Lebih lanjut menurut pria yang kerap mengkritisi institusi Kepolisian itu menyebutkan, Polisi Award merupakan pemberian penghargaan yang akan dianugerahkan kepada Institusi, Perorangan, Tokoh maupun Mitra Polri yang turut berperan aktif membantu tugas kepolisian dalam rangka melindungi dan mengayomi masyarakat, mulai dari daerah hingga pusat.

Sementara Ketua Harian DPP MOI, Siruaya Utamawan menyebutkan, media merupakan salah satu unsur penting guna mendorong Reformasi Polri agar lebih Profesional, Modern dan Terpercaya. Dengan demikian, secara signifikan mampu membangun Citra Polri di dalam masyarakat secara positif. Di tengah Revolusi Industri 4.0 khususnya bidang informasi, SDM Polri ditantang agar dapat beradaptasi secara modern.

Polisi Award merupakan pengejawantahan dari Promoter (Profesional, Modern dan Terpercaya) yang digagas LSM LIRA dan MOI bertepatan pada peringatan Hari Bhayangkara ke-74, 1 Juli 2020. Penganugerahan akan dilakukan pada peringatan Hari Bhayangkara Kepolisian ke-75, 1 Juli 2021.

“Penganugerahan Polisi Award akan dilakukan mulai dari tingkat provinsi. Hasil yang terbaik di tingkat provinsi akan dinilai, guna memperoleh nominasi terbaik di tingkat nasional. Kategori penilaian ditentukan LSM LIRA dan MOI selaku penggagas dan penyelenggara Polisi Award, dengan melibatkan berbagai pihak yang kompeten, akademisi, termasuk Konsorsium Dewan Juri,” pungkas Bang Siru sapaan akrab Siruaya Utamawan, pria kelahiran Lampung ini.

Sebagai informasi, LIRA merupakan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang pro pemerintah, tetapi tetap profesional, kritis dan independen. LIRA terbentuk tahun 2005 dari embrio Blora Center, yakni tim relawan yang dibentuk HM Jusuf Rizal mendukung Susilo Bambang Yudhoyono – Jusuf Kalla pada Pilpres 2004. Pada Pilpres tahun 2019, melalui jaringan LSM LIRA membentuk Relawan The President Center mendukung Proja (Pro Jokowi – KH. Ma’ruf Amin).

LSM LIRA merupakan mitra Polri, namun tetap kritis. Tahun 2005 LSM LIRA membongkar dugaan korupsi Alkom, Jarkom dan rekening gendut perwira tinggi Polri. Selain itu, LSM LIRA tercatat sebagai pengawas independen rekrutmen bintara Polri di Jawa Timur serta beberapa daerah lain. Sebagai mitra Polri, LSM LIRA merasa turut terpanggil untuk membantu meningkatkan citra positif institusi kepolisian di masyarakat.

Sedang Perkumpulan Media Online Indonesia (MOI), merupakan organisasi yang mewadahi media online seluruh Indonesia, didirikan 27 September 2018. Saat ini MOI memiliki anggota media online dengan ribuan wartawan media online yang tersebar mulai dari tingkat kabupaten/kota, provinsi maupun nasional. [ Press Release ] 🔘²

Rate News
]]>
https://genpenus.com/lsm-lira-dan-moi-menggelar-polisi-award-promoter-2021/feed/ 0
Giat Pra-UKW Angkatan IV Segera Digelar DPP MOI https://genpenus.com/giat-pra-ukw-angkatan-iv-segera-digelar-dpp-moi/ https://genpenus.com/giat-pra-ukw-angkatan-iv-segera-digelar-dpp-moi/#respond Wed, 01 Jul 2020 13:05:30 +0000 https://genpenus.com/?p=1144 GENPENUS – JAKARTA 🔁 Langkah Perkumpulan MOI Media Online Indonesia (MOI) makin mantap, bahkan dapat diprediksi meninggalkan organisasi media yang lain dalam kaitan peningkatan kualitas wartawan.

Bukti konkrit DPP MOI pasca Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Nopember 2019 telah menjalankan rekomendasi Rakernas, salahsatunya meningkatkan mutu wartawan yang tersebar di berbagai media online di Indonesia.

“Kami telah melaksanakan workshop Pra-UKW (Uji Kompetensi Wartawan) hingga angkatan ketiga, dan rencana angkatan keempat digelar 4 Juli mendatang,” ujar Ketua Umum DPP MOI, Rudi Sembiring Meliala menjawab pertanyaan awak media tentang pelaksanaan workshop Pra-UKW yang masih berlanjut.

Rudi sapaan akrab Ketua Umum DPP MOI ini menjelaskan, workshop Pra-UKW virtual angkatan IV dilaksanakan bekerkasama dengan Solopos Institute, disajikan dengan memanfaatkan teknologi aplikasi Zoom. DPP MOI memastikan Pra-UKW akan berlanjut pada penyelenggaraan UKW.

“Kami dari DPP MOI terus melakukan pembinaan dan pendampingan, baik perusahaan media online juga para jurnalis. Kalau untuk perusahaan media, DPP MOI mengarahkan dan mengupayakan semua Media Online Anggota MOI berbadan hukum Perseroan Terbatas (PT), sesuai aturan yang ditetapkan Dewan Pers. Untuk itu, DPP MOI mensubsidi biaya administrasi pengurusan penerbitan PT bagi Anggota. Kemudian para jurnalis, kita arahkan mengikuti Pra-UKW sebelum menuju UKW,” ujar Rudi Sembiring Meliala.

Sementara itu, Sekretaris Panitia Pelaksana Workshop, Agung Santoso yang dihubungi secara terpisah, menegaskan pelaksanaan Pra-UKW angkatan IV boleh diikuti para peserta Pra-UKW angkatan I, II dan III.

“Bagi teman-teman yang ingin memperkuat pengetahuannya untuk persiapan UKW, maka dipersilahkan untuk ikut Pra-UKW angkatan IV, mungkin waktu mengikuti angkatan sebelumnya masih kurang maksimal, apalagi dengan waktu 4 jam untuk membahas 12 materi yang diujikan,” tutup Agung Santoso yang juga Ketua DPW MOI Jawa Timur.

Perkumpulan Media Online Indonesia (MOI) didirikan 28 September 2018 ini cukup agresif melakukan konsolidasi ke daerah, guna melengkapi persyaratan menjadi Anggota Dewan Pers. DPP MOI dipimpin oleh : Ketua Umum, Rudi Sembiring Meliala; Ketua Harian, Siruaya Utamawan; Sekjen, HM. Jusuf Rizal; dan Bendum, Hj. Candra Manggih. 🔘rilis

Rate News
]]>
https://genpenus.com/giat-pra-ukw-angkatan-iv-segera-digelar-dpp-moi/feed/ 0
Berbagai Penghargaan diberikan Polda Sumsel dalam acara HUT Bhayangkara ke 74 https://genpenus.com/berbagai-penghargaan-diberikan-polda-sumsel-dalam-acara-hut-bhayangkara-ke-74/ https://genpenus.com/berbagai-penghargaan-diberikan-polda-sumsel-dalam-acara-hut-bhayangkara-ke-74/#respond Wed, 01 Jul 2020 08:27:10 +0000 https://genpenus.com/?p=1147 GENPENUS – SUMSEL 🔊  Peringatan Hari Bhayangkara Ke-74 dengan mengangkat tema “Kamtibmas Kondusif Masyarakat Semakin Produktif”, yang dilaksanakan jajaran POLDA SUMSEL dengan rangkaian kegiatan dan upacara melalui Video Conference se-Indonesia di Istana Negara yang dipimpin langsung Presiden RI Joko Widodo berjalan khidmat dan lancar. Rabu (1/7).

Setelah pelaksanaan upacara, Kapolda Sumsel memberikan penghargaan kepada unsur Forkopimda Sumsel atas bantuan, kerja sama dan sinergitas dalam memelihara Kamtibmas di wilayah hukum polda sumsel. Kemudian Dilanjutkan dengan pemberian penghargaan dari Gubernur Sumsel kepada Polda Sumsel atas prestasi pengungkapan Cyber Crime kasus peretasan website PPID Provinsi Sumsel, dan penandatangan dan pemberian Hibah Tanah dari Pemerintah Provinsi Sumsel kepada Polda Sumsel seluas 20.000 m2.

Dalam acara tersebut, Kapolda Sumsel menyampaikan rasa syukur dan terimakasihnya atas kelancaran dan kesuksesan acara yang telah berlangsung, mulai dari rangkaian acara dan puncak acara Hari Bhayangkara Ke-74. 

“Ini berkat kerja keras kita semua, dan saya memberikan apresiasi dan penghargaan yang luar biasa untuk kita semua yang telah bekerja dengan baik, walaupun ditengah Pandemi Covid-19 saat ini. Dirgahayu Bhayangkara Ke-74, semoga kita selalu sukses,” Tutur Kapolda.

Rangkaian acara yang  dilaksanakan diGedung Catur Prasetya dihadiri oleh Gubernur Sumsel H. Herman Deru, Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Irwan, SIP, M.Hum, Kapolda Sumsel Irjen Pol. Prof. Dr. Eko Indra Heri S., MM, Ketua DPRD Propinsi Sumsel Hj. RA. Anita Noeringhati, SH, MH, Kajati Sumsel Dr. Wisnu Baroto, SH, MH , Ketua Pengadilan Tinggi Sumsel Dr. H. Krisna Menon, SH, M.Hum dan Unsur Forkopimda Sumsel lainnya.

Setelah acara pemberian penghargaan dan hibah tanah, Kapolda Sumsel, Wakapolda Sumsel, Irwasda Sumsel, para Pejabat Utama Polda Sumsel dan Ketua, Wakil Ketua dan Pengurus Bhayangkari Daerah Sumsel, selanjutnya mengikuti acara syukuran Hari Bhayangkara Ke-74 yang berlangsung di Istana Negara melalui tayangan Video Conference, dilanjutkan dengan acara Syukuran Polda Sumsel dengan berbagai macam acara, dan kegiatan diawali dengan penayangan selayang pandang serta prestasi yang ditorehkan Polda Sumsel, lalu pemotongan tumpeng oleh Kapolda Sumsel dan Ibu beserta Wakapolda Sumsel dan Ibu yang diberikan kepada penerima tumpang tertua dan termuda di Polda Sumsel.

Selanjutnya, Kapolda sumsel memberikan penghargaan kepada Personel/ASN Polda Sumsel yang berprestasi serta mitra (masyarakat) yang telah memberikan bantuannya kepada Polda Sumsel selama ini, pemberian bantuan kaki palsu kepada Personel Polda Sumsel serta Penghargaan kepada PHL di Polda Sumsel yang telah mengabdi lama sejak tahun 1992 sampai dengan sekarang. Acara dilanjutkan dengan pembacaan pemenang lomba-lomba dalam rangkaian Hari Bhayangkara Ke-74, dan penayangan video testimoni ucapan selamat Hari Bhayangkara Ke-74 dari unsur Forkopimda Sumsel dan Tokoh Masyarakat Sumsel.

Selain itu, Kapolda Sumsel juga menghantarkan para senior yang akan melaksanakan Wisuda Purna Bhakti. Acara ini sebagai bentuk penghormatan, penghargaan dan apresiasi atas dedikasi kinerja yang telah dilakukan oleh para senior yang selama ini telah mengabdi memberikan yang terbaik selama di Polda Sumsel.🔘

Rate News
]]> https://genpenus.com/berbagai-penghargaan-diberikan-polda-sumsel-dalam-acara-hut-bhayangkara-ke-74/feed/ 0 Luar Biasa, MOI Sukses Cetak 210 Wartawan Siap UKW https://genpenus.com/luar-biasa-moi-sukses-cetak-210-wartawan-siap-ukw/ https://genpenus.com/luar-biasa-moi-sukses-cetak-210-wartawan-siap-ukw/#respond Sat, 27 Jun 2020 14:25:42 +0000 https://genpenus.com/?p=1134 GENPENUS – JAKARTA 🔁 Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Perkumpulan Media Online Indonesia (MOI) sukses membangkitkan semangat dan antusiasme para wartawan media online, yang siap Uji Kompetensi Wartawan (UKW).

Tercatat 210 wartawan telah mengikuti Workshop Jurnalistik Pra UKW MOI secara virtual/daring menggunakan aplikasi Zoom, diselenggarakan DPP MOI bekerjasama dengan Solopos Institute.

Workshop Jurnalistik Pra UKW MOI, telah dilaksanakan tiga angkatan, angkatan III dilaksanakan 27 Juni 2020 diikuti 57 wartawan, angkatan II berlangsung 20 Juni 2020 diikuti 56 wartawan, angkatan I dilaksanakan 6 Juni diikuti 97 wartawan.

“DPP MOI berterima kasih kepada Solopos Institute dan seluruh peserta yang telah berperan aktif mensukseskan program DPP MOI. Program ini untuk meningkatkan kualitas SDM jurnalis yang lebih profesional, DPP MOI telah membuktikan komitmennya,” ujar Ketua Harian DPP MOI, Siruaya Utamawan.

DPP MOI mengapresiasi sambutan positif, harapan dan animo yang luar biasa dari wartawan media anggota MOI, hingga DPP MOI memutuskan akan menggelar Workshop Pra UKW MOI Angkatan IV awal Juli.

“Sebanyak 210 wartawan media anggota MOI telah mengikuti Workshop Pra UKW. Jumlah ini akan bertambah lagi pada angkatan IV. Workshop Pra UKW MOI ini bisa dimasukkan rekor nasional, karena belum pernah tercatat organisasi media menyelenggarakan Pra UKW dengan jumlah peserta 210 wartawan dalam waktu satu bulan,” ujar Siruaya Utamawan yang juga Ketua pelaksana workshop.

Workshop Pra UKW MOI angkatan III dibuka oleh wartawan senior, Zainuddin menampilkan dua narasumber yang juga tim penguji UKW dari Solopos Institute, yakni Suwarmin dan Syifaul Arifin dengan moderator Manajer Solopos Institute, Sholahuddin.

“Kegiatan Workshop Pra UKW yang digelar DPP MOI bekerjasama dengan Solopos Institute sampai tiga gelombang, melalui virtual Zoom bahkan direncanakan akan digelar angkatan IV, ini merupakan bukti keseriusan DPP MOI meningkatkan SDM wartawan yang tersebar di berbagai media online di Indonesia,” ujar Zainuddin yang juga Wakil Ketua DPW MOI Riau.

Pernyataan yang diungkapkan Zainuddin tersebut, dibenarkan sekretaris pelaksana Agung Santoso pada acara penutupan workshop.

Menurutnya, para peserta workshop Pra UKW MOI diikuti oleh wartawan dari berbagai daerah, yang mencerminkan perkawilan dari hampir seluruh Provinsi di Indonesia.

“Kita terus menampung para wartawan yang tergabung dari berbagai media online di Indonesia untuk mengikuti Pra UKW, tidak membedakan media besar ataupun kecil, tujuannya satu yaitu meningkatkan pengetahuan jurnalistik sebelum mengikuti UKW,”tutup Agung Santoso yang juga Ketua DPW MOI Jawa Timur.  ( Press rilis )🔘

Rate News
]]>
https://genpenus.com/luar-biasa-moi-sukses-cetak-210-wartawan-siap-ukw/feed/ 0
Diduga Negara akan tergadaikan dengan UU Minerba https://genpenus.com/diduga-negara-akan-tergadaikan-dengan-uu-minerba/ https://genpenus.com/diduga-negara-akan-tergadaikan-dengan-uu-minerba/#respond Thu, 21 May 2020 15:49:21 +0000 https://genpenus.com/?p=947 GENPENUS – JAKARTA | DPR dan Pemerintah mengesampingkan Ideologi Bangsa dan UUD 1945, kepentingan rakyat tidak lagi menjadi prioritas, pengesahan revisi Undang-Undang Pertambangan Mineral dan Batu Bara ditengah pandemi Covid 19 semakin menambah luka mendalam rakyat Indonesia, Negara serasa di jual kepada korporasi kepentingan Neokolonialisme.

Agus Yusuf, Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) SAPU JAGAD menyikapi hal tersebut, menjelaskan “Pengesahan UU Minerba membuka ruang lebar Neokolonialisme guna mencengkeram praktik Kapitalisme Globalisasi untuk mengontrol dan mengendalikan Negara Kesatuan Republik Indonesia” Jelas Agus Yusuf. di Kantor Sekretariat DPN SAPU JAGAD Jl. Gunung Sahari III, Jakarta Pusat. (Kamis, 21/05/2020)

Amanat cita-cita UUD 1945 dan Proklamasi 17 Agustus 1945, bertujuan menciptakan masyarakat adil makmur, yang didalamnya Pasal 33 UUD 1945 bahwa Bumi, air dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya dikuasai oleh Negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.

Pasal ini jelas, Larangan Penguasaan Sumber daya alam secara perorangan ataupun monopoli perusahaan swasta, apalagi perusahaan asing. Disinilah fungsi penting pemerintah melindungi negara dan rakyat Indonesia. maka UU Minerba tidak syah apabila bertentangan dengan prinsip pasal 33 UUD 1945.

“Sudah jelas bahwa Negara akan tergadaikan dengan UU Minerba, membuka ruang ekploitasi dan eksplorasi besar-besaran terhadap sumberdaya alam Indonesia” Ungkap Ketua Umum DPN SAPU JAGAD.

UU Minerba Mengesampingkan Kepentingan Rakyat dan Melanggar amanat UUD 1945, pengelolaan pemerintahan menjadi pragmatis, dasar yang dipakai terkesan hanya pada untung rugi tanpa ideologi.

UU ini seluruh kebijakan terkait mineral dan batu bara ditarik ke pusat. Daerah hanya kebagian izin eksploitasi koral dan pasir. disahkannya UU tersebut menghilangkan eksistensi otonomi daerah.

“Nasionalisasi Aset Negara hanya akan menjadi mimpi belaka, Tanah air kita dan sumber daya alam NKRI akan di menjadi jarahan segelintir kaum kolonialisme para pengusaha minerba” Jelas Agus Yusuf. (21/05)

Dengan UU Minerba yang baru, Rasanya Tanah Air kita dan Negara kita akan benar-benar dijual, Perusahaan batu bara dengan beberapa syarat tertentu bisa beroperasi hingga 60 tahun, bahkan hingga 80 tahun, juga berlaku bagi perusahaan tambang logam yang terintegrasi pabrik pemurnian smelter.

Rakyat harus kritis menyikapi hal ini, NKRI baru merdeka 74 Tahun sudah mau di eksploitasi dan ekplorasi oleh korporasi asing dan swasta sampai 80 Tahun kedepan, maka Mimpi Nasionalisasi Aset Negara Sirna dalam UU Minerba, Selamat Datang Neo Kolonialisme dan Neo Imperialisme” Sindir Ketua Umum DPN SAPU JAGAD.

UU Minerba akan benar-nenar membungkam dan menindas masyarakat sekitar jika berani kritis menolak tambang, bahkan juga membuka ruang korupsi dalam birokrasi untuk mendapatkan pemberian proses izin tambang.

“Suatu saat akan terjadi lagi, Rakyat dipaksa menjadi pengemis di Negeri sendiri, Lalu mengatakan Penjajah itu baik hati, karena telah memberi sepotong roti” Pungkasnya. © Red/Krebo

Menjadi bahan kajian, beberapa pasal kontroversial yakni antara lain, sebagai berikut;

1. Pasal 1 ayat (13a) Ada ketentuan baru bernama Surat Izin Penambangan Batuan (SIPB), yakni izin yang diberikan untuk melaksanakan kegiatan usaha pertambangan batuan jenis tertentu atau untuk keperluan tertentu. Pasal ini dinilai membuka ruang rente baru.

2. Pasal 1 ayat 28a.
Pasal ini mengatur bahwa Wilayah Hukum Pertambangan adalah seluruh ruang darat, ruang laut, termasuk ruang dalam bumi sebagai satu kesatuan wilayah yakni kepulauan Indonesia, tanah di bawah perairan, dan landas kontinen. Definisi yang baru ada di UU anyar ini mengancam ruang hidup masyarakat karena seluruh kegiatan, mulai dari penyelidikan hingga pertambangan masuk dalam ruang hidup masyarakat.

3. Pasal 4 ayat 2.
Pasal ini mengatur bahwa penguasaan mineral dan batu bara diselenggarakan oleh pemerintah pusat. Dalam UU lama, pasal itu juga memberikan kewenangan untuk pemerintah daerah. UU Minerba baru ini mengatur semua kewenangan perizinan tak lagi ada di pemerintah daerah, melainkan ditarik ke pusat. Sentralisasi ini dinilai bertentangan dengan semangat otonomi daerah.

4. Pasal 22.
Pasal 22 huruf a dan d tentang kriteria menetapkan WPR telah membuka ruang bagi penambangan di sungai dengan luas maksimal 100 hektar, setelah mengubah luas maksimal sebelumnya 25 hektar.

5. Pasal 42 dan Pasal 42A.
Pasal ini dianggap mempermudah pengusaha pertambangan mineral dan batu bara dalam menguasai lahan dalam jangka waktu yang lebih lama untuk keperluan eksplorasi. Sebelumnya waktu yang diberikan untuk eksplorasi adalah 2 tahun. Dengan UU baru, pengusaaan tanah dalam skala besar oleh pengusaha tambang setidaknya 8 tahun dan dapat diperpanjang satu tahun setiap kali perpanjangan. Penguasaan lahan lebih lama ini dinilai berpeluang untuk land banking.

6. Dihapusnya Pasal 83 ayat (2) dan (4) UU Minerba Lama.
Pasal 83 ayat (2) UU Minerba lama mengatur batasan luas WIUPK untuk produksi pertambangan mineral logam paling banyak 25 ribu hektare. Adapun Pasal 83 (4) UU lama menyebut batasan luas WIUPK untuk produksi pertambangan batu bara paling banyak 15 ribu hektare.

7. Pasal 162 dan 164.
Dua pasal ini dinilai membuka peluang kriminalisasi terhadap warga penolak tambang. Pasal 162 menyebut bahwa “Setiap orang yang merintangi atau mengganggu kegiatan Usaha Pertambangan dari pemegang IUP, IUPK, IPR atau SIPB yang telah memenuhi syarat-syarat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 136 ayat (2) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 (satu) tahun atau denda paling banyak Rp100.000.000,00 (seratus juta rupiah).
Adapun Pasal 164 mengatur soal sanksi tambahan bagi orang yang dimaksud dalam Pasal 162. Sanksi tambahan itu berupa perampasan barang yang digunakan dalam melakukan tindak pidana, perampasan keuntungan yang diperoleh dari tindak pidana, dan/atau kewajiban membayar biaya yang timbul akibat tindak pidana.

8. Dihapusnya Pasal 165 UU Minerba Lama.
Pasal 165 dalam UU Minerba lama memuat sanksi pidana bagi pejabat yang korupsi Izin Usaha Pertambangan (IUP), Izin Pertambangan Rakyat (IPR), dan Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK).
Pasal itu menyebut, “Setiap orang yang mengeluarkan IUP, IPR, atau IUPK yang bertentangan dengan Undang-Undang ini dan menyalahgunakan kewenangannya diberi sanksi pidana paling lama 2 (dua) tahun penjara dan denda paling banyak Rp200.000.000 (dua ratus juta rupiah).”
Namun ketentuan ini hilang dalam UU baru. Sejumlah pihak menilai hilangnya UU ini membuka celah bagi korupsi di bidang minerba.

9. Pasal 169A.
Pasal ini mengatur tentang perpanjangan kontrak karya (KK) dan Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batu Bara (PKP2B) tanpa melalui lelang. KK dan PKP2B diberi jaminan perpanjangan otomatis 2×10 tahun tanpa harus mengurangi perluasan wilayahnya. Padahal, UU yang lama mengatur kawasan harus dikembalikan kepada negara setiap habis kontrak dan dilelang ulang. Pasal dalam UU anyar ini dinilai membuka celah perpanjangan sejumlah perusahaan raksasa minerba yang akan selesai masa kontraknya.

10. Pasal 169B ayat (5).
Pemegang KK dan PKP2B dalam mengajukan permohonan IUPK sebagai kelanjutan Operasi Produksi Kontrak/Perjanjian dapat mengajukan permohonan wilayah di luar WIUPK untuk tahap kegiatan operasi produksi kepada menteri untuk menunjang kegiatan usaha pertambangan. Pasal ini dianggap memberikan keistimewaan bagi pemegang IUPK untuk mendapatkan konsesi tambahan

Rate News
]]>
https://genpenus.com/diduga-negara-akan-tergadaikan-dengan-uu-minerba/feed/ 0
Yayasan Ponjen Amal Bina Insani Berikan Sembako secara berkala https://genpenus.com/yayasan-ponjen-amal-bina-insani-berikan-sembako-secara-berkala/ https://genpenus.com/yayasan-ponjen-amal-bina-insani-berikan-sembako-secara-berkala/#respond Sat, 09 May 2020 00:20:01 +0000 https://genpenus.com/?p=896 GENPENUS 📰 SUMSEL | Ketua Yayasan Ponjen Amal Bina Insani Kota Palembang bersama jajaran terus berusaha Untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak langsung dari penyebaran Covid 19 di Kota Palembang.

Yayasan Ponjen Amal Bina Insani tersebut kembali telah menyalurkan bantuan paket sembako kepada masyarakat khususnya warga yang dirasa sulit dalam menghadapi situasi sekarang ini.

M. Yusuf Usman selaku ketua Yayasan Ponjen Amal Bina Insani Kota Palembang kepada awak media pada Jumat (08/05/20) mengatakan khususnya pada bulan April dan Mei ini kita melakukan kegiatan sosial keagamaan berupa pemberian santunan yang pertama kepada masyarakat yang terdampak Virus Corona sebanyak 300 paket sembako, kemudian lagi akan disusul ketika menjelang lebaran Idhul Fitri sebanyak 428 paket sembako.

Mudah-mudahan dengan kita memberikan bantuan ini bisa membantu masyarakat atau warga kita, saudara kita, teman-teman kita yang sangat sulit dalam menghadapi musibah Covid 19 sekarang ini. Bantuan ini sudah kita salurkan hingga ke pelosok-pelosok kota Palembang melalui relawan sebanyak 33 orang relawan.

Harapan kita tentunya walaupun bantuan ini tidak seberapa tetapi dengan adanya bantuan ini kita berharap masyarakat bisa bertahan setidaknya selama tiga sampai empat hari. Kita juga berharap adanya komunitas lain yang turut membantu masyarakat sehingga kita bersama-sama bisa ikut berbagi.

Paket sembako itu sendiri terdiri dari paket standar kebutuhan seperti ada beras lima kilo, gandum, gula dan minyak Serta kecap manis dan syirup. Paket sembako dipaket dan didistribusikan dari kantor Yayasan Ponjen Amal Bina Insani Jln. Bina Cipta no 15. Kelurahan Bukit Sangkal, Kecamatan Kalidoni Palembang.

Selain itu, Sekretaris Umum Yayasan Ponjen Amal Bina Insani H. Nurudin Hanafia, ST, MT, mengatakan alhamdulilah sesuai dengan apa yang dikatakan oleh ketua tadi intinya kita pada hari kembali menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat yang sangat membutuhkan dalam menghadapi situasi Covid 19 sekarang ini dan juga dalam menjalani ibadah puasa. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat.

Kegiatan seperti ini sebetulnya merupakan kegiatan rutin tahunan yang sudah berjalan selama kurang lebih 10 tahun, tetapi dengan adanya Covid 19 jadi kita fokuskan kesitu. Dengan harapan kita semua dapat membantu masyarakat dalam menghadapai situasi sekarang ini. (afan)

Rate News
]]>
https://genpenus.com/yayasan-ponjen-amal-bina-insani-berikan-sembako-secara-berkala/feed/ 0
Ki Edi mengapresiasi Rekam Jejak dan sumbangsih “Taufiq Kiemas” https://genpenus.com/ki-edi-mengapresiasi-rekam-jejak-dan-sumbangsih-taufiq-kiemas/ https://genpenus.com/ki-edi-mengapresiasi-rekam-jejak-dan-sumbangsih-taufiq-kiemas/#respond Thu, 26 Dec 2019 03:10:42 +0000 https://demo.afthemes.com/covernews-pro/?p=12 Genpenus – Palembang ¦ Untuk menghargai dan mengapresiasi Rekam Jejak dan sumbangsih tokoh bangsa “Taufiq Kiemas”, Himpunan Keluarga Tamansiswa akan menggelar In Memoriam Taufiq Kiemas ‘ Sumbangsih untuk Bangsa’ yang Rencananya akan di gelar dalam bentuk Rangkaian mulai dari Desember akhir ini sampai Januari akan di buka dengan Dialog Terbuka pada 30 Desember 2019 bertempat di Universitas Tamansiswa Palembang. Hal ini disampaikan Ki Edi ketika ditemui Genpenus di Taman Siswa Palembang (26/12).

Menurut Ki Edi Susilo, selaku Ketua Pelaksana Acara menuturkan bahwa acara tersebut murni kita dedikasikan terhadap perjuangan bapak Taufiq Kiemas atas perjuangannya. Bapak taufiq Kiemas adalah salah satu tokoh besar yang berasal dari darah Sumatera Selatan yang mengajarkan tentang kenegarawanan.

“Pak Taufiq Kiemas yang lahir pada 31 Désémber 1942, dari orang tua bersama Tjik Agoes Kiemas yang berasal dari Sumsel dan Ibu Hamzatun Rusia yang berdarah Minang. Pak Taufiq di besarkan dalam keluarga dalam pemikiran Islam politik yang kuat dan tumbuh dewasa dalam alam politik Nasionalis yang kuat. Dan pada akhirnya menjadi ketua MPR RI yang kita sama sama tahu melahirkan sebuah kebijakan yang luar biasa yaitu empat pilar bernegara” begitu Tutur Ki Edi.

Lebih Jauh Ki Edi Menegaskan Bahwa kita harus bangga sebagai orang Sumatera Selatan memiliki Tokoh Negarawan seperti bapak Taufiq Kiemas. Beliau banyak mengajarkan betapa kehidupan berbangsa butuh satu keseimbangan sehingga pluralisme dalam berbangsa itu menjadi penting.
“Menjadi seorang Nasionalis itu tidak harus islamofobia, begitu pun sebaliknya dan itu yang di ajarkan secara langsung oleh Bapak Taufiq Kiemas” Tegas Ki Edi.

Bapak Taufik Kiemas yang meningal pada 8 Juni 2013 juga pernah Menjabat Struktur yang cukup Penting di Persatuan Tamansiswa yaitu sebagai Ketua Badan Pembina Persatuan Tamansiswa masa bakti 2006 – 2011.

Melalui Rangkaian agenda ini Himpunan Keluarga Tamansiswa mengajak kepada seluruh Elemen bangsa untuk kembali meneladani rekam jejak Taufiq Kiemas sebagai negarawan. ” tambahnya. 🔘 ( Yu2)

Rate News
]]>
https://genpenus.com/ki-edi-mengapresiasi-rekam-jejak-dan-sumbangsih-taufiq-kiemas/feed/ 0
Kawan K” siap pimpin LMND Palembang dengan konsep Mahasiswa Berkemajuan https://genpenus.com/konsep-mahasiswa-berkemajuan-karan-havinas-khan/ https://genpenus.com/konsep-mahasiswa-berkemajuan-karan-havinas-khan/#respond Tue, 24 Dec 2019 04:00:23 +0000 http://labs2.kentooz.com/kabar/?p=1 Genpenus – Palembang | Agenda Konfrensi Kota Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Eksekutif Kota Palembang tak terasa waktunya Kian mendekat, sehingga mulai muncul dinamika para kandidat ketua LMND kota Palembang.

 

Sosok mahasiswa yang tercatat sebagai mahasiswa Kesehatan Masyarakat universitas Kader Bangsa Karan Havinas Khan turut meramaikan kandidat bursa calon ketua LMND kota Palembang.

 

Karan Havinas Khan yang lebih akrab dipanggil Kawan K menyatakan siap untuk memimpin LMND kota Palembang kedepan, dirinya yakin dengan konsep Mahasiswa Berkemajuan yang akan dia usung dalam konfrensi kota LMND ini Karan akan mendapat dukungan dari kawan kawan nya.

 

Menurutnya, Sebagai gerakan mahasiswa yang progresif dan Revolusioner LMND Harus terus mengikuti gerak dinamika Jaman, dan dari 8 Eksekutif Komisariat Karan mengaku sudah mengantongi dukungan dari 3 komisariat yang lain untuk bekal maju memenangkan Perebutan ketua Eksekutif Kota LMND Palembang. 🔘 ( mar )

 

Rate News
]]>
https://genpenus.com/konsep-mahasiswa-berkemajuan-karan-havinas-khan/feed/ 0
STN desak Pemerintah perihal tataniaga kelapa https://genpenus.com/pemerintah-dalam-hal-tataniaga-kelapa/ https://genpenus.com/pemerintah-dalam-hal-tataniaga-kelapa/#respond Fri, 20 Dec 2019 11:36:23 +0000 http://themes.gianmr.com/kardun/?p=110 Genpenus – Banyuasin | Saat ini petani sedang menghadapi persoalan serius mengenai fluktuasi harga komoditi pertanian, khususnya Kelapa, Oleh sebab itu organisasi Serikat Tani Nasional (STN) Sumatera Selatan yang tengah fokus dalam pemberdayaan petani di Kabupaten Banyuasin berkumpul mendiskusikan persoalan pertanian kelapa (Cocos nucifera) Jumat (20/12/19).

Hal tersebut dikatakan Ketua Komite Pimpinan Wilayah STN Sumatera Selatan Muhammad Asri Lambo, Ditemani gerimis sore di sebuah balai bambu bersama sekelompok anak muda yang peduli.

Menurutnya, “Petani kelapa sangat dirugikan oleh tataniaga kelapa yang mempunyai rantai pemasaran yang sangat panjang. Selain itu sebagian besar kelapa masih dijual dalam bentuk kelapa bulat yang diekspor ke luar negeri seperti Thailand dan China” tegas Asri

Ia menambahkan bahwa pemerintah sampai saat ini belum ada kepedulian terhadap nasib petani kelapa di Banyuasin, baik pemerintah daerah maupun pemerintah pusat. Sistem tataniaga kelapa ini sepenuhnya dikuasai oleh tengkulak dan eksportir swasta.

“Kami mendesak pemerintahan Kabupaten Banyuasin peduli pada petani kelapa, khususnya dalam memperkuat posisi tawar petani dalam tataniaga kelapa, seperti membangun koperasi-koperasi petani, serta membangun agroindustri kelapa yang dimiliki oleh petani sendiri. Selain itu pemerintah perlu melibatkan organisasi tani dalam memperkuat posisi tawar petani tersebut”, tambah Asri 🔘 ( Yu2)


Rate News
]]> https://genpenus.com/pemerintah-dalam-hal-tataniaga-kelapa/feed/ 0 FORKOT dan GENPATRA selalu ready kontroling pemerintahan https://genpenus.com/ready-kontrol-pemerintah/ https://genpenus.com/ready-kontrol-pemerintah/#respond Tue, 17 Dec 2019 03:14:49 +0000 http://themes.gianmr.com/kardun/?p=49 GENPENUS – Gresik | GENPATRA adalah militan forkot yg selalu jadi garda depan saat ini. GENPATRA( gerakan pemuda nusantara). Mulai turun jalan untuk besama2 forkot Aksi lingkungan .yg byk perusahaan industri yg ijzin nya belum jelas, namun limba dan polusi udara selalu berdampak dgn lingkungan. Selain peduli isu lingkungan forkot dan GENPATRA selalu jadi kontroling pemerintahan, dan bercita2 gresik menjadi kota bersih dari korupsi, dan ingin membusukkan para koruptor kedalam jeruji besi dan dukung keinginan presiden untuk hukum mati para koruptor, dan untuk urusan sidang korupsi GENPTRA dan FORKOT terus kawal meski persidangan itu di luar kota gresik, dan kami berencana untuk datangi KPK pusat guna mempertanyakan korupsi di gresik agak kurang tegas masalah hukumnya, terbukti sekda gresik tersangka korupsi tetap aktif dan tak ada penangkapan hingga skrn, tegas ALI candi,selaku komando GENPATRA. Ketua forkot gresik bogel menyatakan GENPATRA adalah pasukan handal FORKOT. Ketua seni dan budaya GENPTRA nawi iwan singin.menambahkan dgn seni kita bergerak menuju kotaku menjadi kota santri kembali,bukan menjadi kota korupsi berjuba santri. Dan akan kami suguhkan musik2 dan syair2 pergerakan untuk membangkitkan semangat buat gerakan pemuda nusantara(GENPATRA).🔘

Rate News
]]>
https://genpenus.com/ready-kontrol-pemerintah/feed/ 0