Kades Simon, tekankan pelajar agar mengamalkan sila sila Pancasila

 PENDIDIKAN

GENPENUS – Banyuasin | Suasana Balai desa Mekarjaya dipadati lebih dari 300 pelajar yang antusias mengikuti penyuluhan hukum yang digelar oleh Kepala desa Dalam rangka mencerdaskan pelajar dan menambah wawasan bagi para pelajar, serta peduli terhadap pendidikan. ( Jumat, 7 /2/20)

 

Kepala desa Mukti Jaya yang akrab disapa pak Simon mengatakan, ”

Acara tersebut diselenggarakan dengan tujuan agar dapat menambah pengetahuan bagi para pelajar supaya mereka tidak terjerumus pada hal hal perbuatan yang melanggar hukum.

 

Dalam sambutannya, Beliau mengharapkan Agar para pelajar tetap Cinta pancasila, bukan Cuma dihapal saja, tetapi harus diterapkan dalam kehidupan sehari hari, dan tetap taat pada hukum.

 

“Para pelajar adalah aset yang wajib dirawat dan diarahkan mulai dari hal hal kecil dalam kehidupan sehari hari agar masa depan mereka lebih terarah, berguna bagi masyarakat dan negara, makanya kita laksanakan sosialisasi hukum ini. “tuturnya.

 

Selain perwakilan peserta yang datang dari Madrasah Aliyah, Sekolah Dasar dan SMP 2 muara telang, Tampak juga hadir Camat muara telang H Sobri. S.Sos, MM, kapolsek muaratelang , ibu ibu PKK, para dewan guru, Jajaran BPD dan beberapa tokoh masyarakat desa Mukti Jaya.

 

Pada kesempatan yang sama camat muara telang merasa bangga dengan penyelenggaraan sosialisasi yang diprakarsai Kepala desa Mukti Jaya tersebut, karena ini merupakan sosialisasi yang pertama kalinya di Muara telang. dalam sambutannya ia berperan kepada para peserta agar selalu giat dalam belajar, taat beribadah, taat pada orangtua dan guru serta patuhi hukum yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

 

” Saya berharap dengan adanya sosialisasi ini dapat menambah pengetahuan para pelajar agar dalam kehidupannya lebih terarah baik untuk saat ini dan di masa mendatang. Dan semoga acara sosialisasi seperti ini dapat diikuti dan dilaksanakan oleh désa désa yang lain” ungkapnya.

 

Sementara itu, kapolsek muaratelang selaku narasumber dalam paparannya menyebutkan bahwa, selain Pancasila kita harus paham juga tentang Bhinneka tunggal ika.

 

” Di desa muara telang ada beberapa suku, ada suku dari bali, suku Jawa dan lainnya, Maka sebagai pelajar kita harus menjaga keutuhan keragaman tersebut.

Yang lebih utama yang harus kita jaga adalah ahlak dan Budaya saling menghormati agar tercipta kerukunan diantara kita semua ” Tandasnya.

 

Ia menambahkan, Hukum yang telah dibuat Pemerintah wajib dipatuhi oleh kita semua, apalagi sekarang ada UU ITE, kita jangan melakukan share konten sembarangan harus di baca dengan seksama terlebih dahulu, jangan sampai menyebarkan informasi yang bersifat hoax.

 

” Saya menegaskan kepada para siswa agar tidak membawa HP ke sekolah, bagi yang ketauan membawa HP agar para dewan guru dapat menghukum siswa tersebut dan mengamankan HPnya. Ingat Jempolmu harimaumu. ” Tegasnya.

 

Ia berpesan kepada para siswa agar selalu patuh terhadap hukum, dalam berkendara harus pakai hèlm, jangan melawan arus, jangan kebut kebutan, karena inilah pelanggaran yang paling sering terjadi” tambahnya.  ( Mar)

 

Rate News

Berita Terkait



KABAR BERITA TERBARU

Tinggalkan Balasan