Kegiatan Bimtek JFPH memacu meningkatkan kuantitas, kompetensi dan profesionalitas Pranata Humas

 PERISTIWA

GENPENUS – SUMSEL šŸ”Š Seiring dengan kebijakan presiden yang akan menyederhanakan birokrasi, kedudukan Jabatan Fungsional Pranata Humas (JFPH) ke depan akan semakin strategis. JFPH bukan saja menjadi salah satu solusi, namun juga menjadi pilihan yang menarik bagi ASN dalam meniti karirnya.

Hal tersebut disampaikan Direktur Tata Kelola dan Kemitraan Komunikasi Publik (TKKKP), Selamatta Sembiring, dalam kegiatan Advokasi Inpassing dan Bimbingan Teknis JFPH di hotel Novotel Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (7/11).

“Saya yakin, seiring kebijakan pemerintah yang dalam waktu dekat akan menghapus eselon III dan IV, banyak sekali ASN yang tertarik dan beralih menjadi Pranata Humas. Walau sebenarnya tanpa itu juga, Pranata Humas memiliki daya tarik tersendiri,” kata Selamatta.

Hal tersebut, lanjutnya, dipermudah dengan masih dibukanya kesempatan bagi ASN untuk menjadi Pranata Humas melalui jalur inpassing hingga tahun 2021

Menurut Direktur TKKKP, saat ini jumlah Pranata Humas masih jauh dari yang dibutuhkan.  Untuk itu, Kemkominfo selaku instansi pembina JFPH terus mendorong pemenuhan kebutuhan tersebut baik melalui pengangkatan awal maupun inpassing. “Termasuk inpassing untuk wilayah Indonesia Barat dan calon JFPH dari pusat hari ini sebanyak 14 orang,” urainya.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumatera Selatan, Achmad Rizwan, saat membuka kegiatan menyampaikan menyambut baik advokasi dan bimtek JFPH yang diselenggarakan di wilayahnya.

“Kegiatan ini akan memacu kami untuk lebih meningkatkan kuantitas, kompetensi dan profesionalitas Pranata Humas di wilayah Sumsel,” kata Rizwan.

Rizwan akan menindaklanjuti advokasi dan bimtek ini dengan menyosialisasikan pentingnya keberadaan JFPH bagi pemerintah provinsi dan kabupaten/kota di wilayahnya.

Acara yang diselenggarakan oleh Dit TKKKP, Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (Ditjen IKP), Kemkominfo, bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan ini menghadirkan narasumber dari Kementerian PAN dan RB, Badan Kepegawaian Negara, dan akademisi.

Didit Kurniawan, mewakili Asdep Standardisasi Jabatan dan Pengembangan Karier SDM Aparatur Kemen PAN dan RB, menyampaikan paparan tentang “Arah dan Kebijakan ASN dalam Implementasi PP No 11 Tahun 2017.”

Ika Mediawati, mewakili Direktur Jabatan ASN Badan Kepegawaian Negara, memaparkan “Tata Cara Penilaian dan Penetapan Angka Kredit.”

Sedangkan akademisi Universitas Islam Negeri Syarif  Hidayatullah Jakarta yang juga blogger, youtuber dan vlogger, Rully Nasrullah, memberikan tips dan trik bagaimana memanfaatkan media sosial untuk mengoptimalkan tugas dan fungsi Pranata Humas.

Kegiatan advokasi dan bimtek berlangsung pukul 09.00 hingga 15.00 WIB, diikuti sekitar 200 peserta. Selanjutnya dilaksanakan uji inpassing bagi 14 calon pemangku JFPH yang berasal dari Jambi, Sumatera Selatan, Lampung, Sumatera Barat, dan Kementerian/Lembaga.

Sumber : CleY/Diskominfo sumsel

Rate News

Berita Terkait



KABAR BERITA TERBARU

Tinggalkan Balasan